Sebuah Muhasabah Diri

February 15th, 2008

Tuhanku,
Aku hanyalah sebutir pasir di gurun-MU yang luas

Aku hanyalah setetes embun di lautanMU yang meluap hingga ke seluruh samudra

Aku hanya sepotong rumput di padangMU yang memenuhi bumi

Aku hanya sebutir kerikil di gunung MU yang menjulang menyapa langit

Aku hanya seonggok bintang kecil yang reduo di samudra langit Mu yang tanpa batas

Tuhanku

Hamba yang hina ini menyadari tiada artinya diri ini di hadapanMU

Tiada Engkau sedikitpun memerlukan akan tetapi �

hamba terus menggantungkan segunung harapan pada MU

Tuhanku����..baktiku tiada arti, ibadahku hanya sepercik air

Bagaimana mungkin sepercik air itu dapat memadamkan api neraka MU

Betapa sadar diri begitu hina dihadapanMU

Jangan jadikan hamba hina dihadapan makhlukMU

Diri yang tangannya banyak maksiat ini,

Mulut yang banyak maksiat ini,

Mata yang banyak maksiat ini�

Hati yang telah terkotori oleh noda ini�memiliki keninginana setinggi langit
Mungkinkah hamba yang hina ini menatap wajahMu yang mulia???

Tuhan�Kami semua fakir di hadapan MU tapi juga kikir dalam mengabdi kepada MU
Semua makhlukMU meminta kepada MU dan pintaku�.

Ampunilah aku dan sudara-saudaraku yang telah memberi arti dalam hidupku
Sukseskanlah mereka mudahkanlah urusannya

Mungkin tanpa kami sadari , kamu pernah melanggar aturanMU

Melanggar aturtan qiyadah kami,bahkan terlena dan tak mau tahu akan amanah

Yang telah Tuhan percayakan kepada kami�Ampunilah kami

Pertemukan kami dalam syurga MU dalam bingkai kecintaan kepadaMU
Tuhanku�.Siangku tak selalu dalam iman yang teguh

Malamku tak senantiasa dibasahi airmata taubat,

Pagiku tak selalu terhias oleh dzikir pada MU

Begitulah si lemah ini dalam upayanya yang sedikit

Janganlah kau cabut nyawaku dalam keadaan lupa pada Mu

Atau�.dalam maksiat kepadaMU �Ya Tuhanku Tutuplah untuk kamu dengan sebaik-baiknya penutupan !!�

Dari saudara untuk saudara �Perbaiki diri Serulah Orang Lain�
kiriman anik
Sumber : dudung.net

S U A R A

February 11th, 2008

Mendengar engkau jawab telpku membuat aku cukup bahagia..
engkau teman terbaiku…walau kita banyak perbedaan ..

tetapi kita sama sama di ciptakan oleh yang maha kuasa..

yang menguasai jagat raya.. bumi ini segala isinya..

Jangan pernah kamu tinggalkan waktumu untuk bersyukur dan meminta petunjuk untuk yang lebih baik ….

D I A

February 8th, 2008

Ku menatap langit yang tanpa bintang..

ku menunggunya dari malam hingga pagi menjelang

tak ada kabar pun yang kudengar

hanya sunyi yang kurasa..

dimanakah D I A……

kerinduan yang begitu dalam mendera diriku
semoga engkau tahu dengan berjalannya waktu

ku berdoa semoga DIA mendengar keinginanku

Coming Home…

February 7th, 2008

Coming Home…

How simple my life is now you are here,

How I cherish each breath,

How I crave the light and laughter you have brought me.

I have fallen in love without taking a step,

Fallen into the sweetest of dreams,

How I hope no one wakes me.

The simplest gesture wraps itself around my heart,

Where I will hold it forever.

Each time we say goodbye a part of me weeps,

Though I know it is not forever

To my aching soul it is an eternity.

I see my happiness shine in your eyes,

Every time you hold my hand my heart skips a beat.

How sweet life is to be yours;

How meaningless life is without you.

They know nothing of the loneliness before you

Nothing of the empty tears I cried day after day,

How did you do it, I ask myself,

How did you banish the fear, the darkness?

You have made me see that nothing is that bad,

That I am strong and worthy of happiness,

You have saved me from myself.

Everyday I wake up and smile to myself

Knowing you are waiting for me,

Knowing you can’t wait to see me.

How would I go on if you were not there to hold me up,

To bless me with your love and light?

How I am glad you have found me

My life is now complete…

I am home.

 

- Kelly Youens -

Sumber : www.cards-zone.com

Kutipan -kutipan

February 5th, 2008

Kutipan-kutipan dari buku Andrea Hirata

Buku ke 3 dari tetralogi LASKAR PELANGI

2 buku terdepan membuat aku berlinangan air mata.. mengingatkan aku akan perjuangan yang masih panjang.. entah sampai kapan..

"Hidup dan Nasib, bisa tampak berantakan, misterius, fantastis, dan sporadis, namun setiap elemennya adalah subsistem keteraturan dari sebuah desain holistik yang sempurna. Menerima kehidupan berarti menerima kenyataan bahwa tak ada hal sekecil apa pun terjadi karena kebetulan. ini fakta penciptaan yang tak terbantahkan"

= memang demikianlah hidup ini sudah di tulis oleh sang pencipta =
bagaimana kita melangkah dan melangkah.

seperti tertulis pula di halaman belakang dari sampul

"Aku ingin mendaki puncak tantangan, menerjang batu granit kesulitan, menggoda mara bahaya……………."

itu membuat aku semakin ingin membuktikan bahwa aku mampu untuk menyelesaikakn permasalahan hidup yang aku alami dengan campur tangan ALLAH SWT semata. bukan campur tangan manusia. Hidup semata2 hanya untuk ALLAH SWT.